Kamis, 03 Januari 2019

️TAS RAJUT AREBA -INOVASI PEMANFAATAN SAMPAH MENJADI TAS RAJUT (Bidang Wira usaha)


DOKUMEN Pembelajaran Kegiatan Inovasi
Usaha Kreatif Pembuatan Tas Rajut AREBA Desa Brumbun



Ringkasan Umum

D esa Brumbun merupakan salah satu Desa di Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan dengan jumlah penduduk  2167 orang. Di Desa Brumbun sebagian warganya berprofesi sebagai petani. Disamping pertaniannya yang maju Desa brumbun juga merupakan Desa dimana berdirinya kampung KB di wilayah Kecamatan Maduran.

         Di samping bidang pertanian dan pemberdayaan perempuan,terselip sekelompok ibu-ibu yang mempunyai ide kreatif dan inovatif.
Kelompok ini berdiri pada Tanggal 14 oktober 2014, yang diprakasai oleh Guru Tk yang bernama Ibu Suweni yang bekerjasama dengan Ibu Sulaimah.
Beliau terinspirasi dengan banyaknya sampah yang berserakan disekitarnya, hal itu yang menjadikan titik awal dari usaha tas yang berbahan dasar limbah, dari gelas bekas produk minuman menjadi sebuah produk yang dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai jual.
Kemudian terbentuklah suatu kelompok yang terdiri dari guru TK, wali murid dan ibu rumah tangga tepatnya di Dusun Banturejo Desa Brumbun.



Seiring waktu yang berjalan, produk tas tersebut kurang diminati oleh konsumen, maka kelompok ini mencari inovasi baru, belajar Bersama tentang tas yang berbahan dasar dari Tali Koor. 

Perjuangan kelompok ini tidak sia – sia produk tas yang dihasilkan  bisa diterima baik oleh konsumen, Namun 2 tahun kemudian Produk tersebut mengalami penurunan penjualan, Pendiri dan pekerja mencari terobosan – terobosan baru sembari belajar dan mencari produk yang diminati oleh pasar. Lalu kelompok tersebut menemukan sebuah ide lagi yaitu pembuatan tas yang berbahan dari benang nilom dengan dirajut, yang diberi nama tas AREBA, AREBA sendiri mempunyai arti ‘’arek – arek Banturejo’’ alas an pemberian nama ini karena aktivitas dan tempat produksi tas tersebut berada di Dusun Banturejo.

Untuk wilayah pemasaran meliputi wilayah Lokal atau sekitar dearah produksi yakni Surabaya, Madiun, Blitar, dan Kota – Kota besar lainya,  untuk Luar Jawa, Seperti Papua, Ambon, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Untuk media pemasaran Kelompok AREBA memanfaatkan media online Seperti Sosial media Facebook, Whatsap.

Tantangan dan latar belakang masalah


Munculnya ide kreatif nan inovatif ini tidak lain adalah mengurangi jumlah pengangguran dan menambah income ibu-ibu rumah tangga di Desa tersebut.

Terbukanya pasar baik di dalam dan luar kota Lamongan serta berkembangnya teknologi informasi sehingga perlu adanya kajian/ penelitian dan pendampingan guna menciptakan inovasi pada usaha kreatif pembuatan tas rajut ini.

Solusi/ Inovasi yang dijalankan
Adapun beberapa inovasi pada usaha kreatif pembuatan tas rajut desa Brumbun adalah :

  • Mengkombinasikan proses manual (tenaga manusia) dengan mesin yang canggih guna efisiensi dan meningkatkan produktifitas usaha.
  • Memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana mempromosikan produk tas rajut (website, facebook, whatsapp dll).
  • Menciptakan brand atau keunikan pada produk tas rajut desa Brumbun kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan.

Proses/ langkah demi langkah penyelesaian masalah/tantangan

A. Langkah-langkah penyelesaian masalah :

  • Pembentukan tim PID (Program Inovasi Desa).
  • Kajian objek penelitian oleh tim PID.
  • Pengumpulan data primer terhadap objek penelitian (wawancara dan survey objek penelitian).
  • Inventarisasi masalah pada objek penelitian,
  • Penyampaian masalah pada objek penelitian kepada instansi pemerintahan.
  • Penerapan inovasi.


B. Tokoh-tokoh yang berperan dalam memberikan solusi :

1.     Bapak Camat Maduran  Kabupaten Lamongan.
2.     Tim PID (Program Inovasi Desa) dan PD (Pendamping Desa) Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan.
3.     Bapak Kepala Desa Brumbun beserta perangkat desa Brumbun.
4.     Warga masyarakat desa Brumbun khusunya Ibu Suweni dan ibu Sulaimah.

C. Sumberdaya Pendanaan

Adapun sumber dana dalam program inovasi pada usaha tas rajut ini bersumber dari dana pribadi masing” anggota yang kemudian dikumpulkan jadi satu dan dibuat modal untuk  mengembangkan usaha mereka sehingga terciptanya lapangan kerja bagi ibu-ibu warga sekitar, yang sekarang sudah memiliki 16 karyawan dengan omset kurang lebih Rp. 7000.000/Bulan


D. Pelaksanan inovasi

Pada tahap pelaksanaan inovasi yang berkenaan dengan usaha kreatif pembuatan tas rajut pada umumnya masyarakat sangat antusias dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan dan penerapan inovasi.

Hasil/ capaian
Hasil atau capaian setelah pelaksanaan inovasi :

  • Perbandingan proses manual dengan menggunakan mesin.
  • Mempromosikan produk usaha tas rajut AREBA melalui internet.
  • Menciptakan brand atau keunikan pada produk tas rajut.


Pembelajaran

Di zaman kemajuan teknologi informasi seperti sekarang setiap pelaku usaha di tuntut harus kaya akan informasi yang berkenaan dengan usaha yang dijalankan, pelaku usaha juga harus bisa menciptakan brand agar konsumen mudah mengingat produk yang dijual, media pemasaran juga harus menyesuaikan jamannya agar pelaku usaha bisa tetap bertahan pada persaingan pasar.

Rekomendasi

Rekomendasi kepada Instansi terkait (Pemda Kabupaten Lamongan) :

  • Memberikan bantuan alat/ mesin untuk memudahkan proses pembuatan tas rajut.
  • Membuatkan media promosi melalui internet (website, facebook, whatsapp dll).
  • Memberikan pelatihan guna meningkatkan skill pengrajin tas serta meningkatkan sumber daya manusia dalam mengelolah/ memanajemen unit usaha pembuatan tas rajut.

Rekomendasi kepada Masyarakat/ pengrajin tas rajut desa Brumbun :

  • Menggunakan dan merawat mesin yang ada.
  • Meningkatkan skill dalam pembuatan produk tas rajut.
  • Meningkatkan pengetahuan tentang internet dan media promosi melalui internet.
  • Memanajemen unit usaha kreatif pembuatan tas rajut sebaik mungkin.

KONTAK  INFORMASI /NARASUMBER

-(Ibu Sulaemah) WA :081230719252   -( Ibu Suweni) No WA :085334604485


Iustrasi /Photo dan vidio





bekas air minum sebagai bahan dasar 
Kunjungi Pemerintah desa Brumbun dan kecamatan Maduran digaleri AREBA

Pemerintah Kecamatan Sedang Memberi Bimbingan kepada Pengrajin

Hasil Tas Rajut





Proses Penyongketan 

Karyawan sedang Melakukan Produksi)


Hasil Karya dari Daur Ulang Limbah Tas Belanja dan Tempat Air Mineral





OLEHTPID KECAMATAN MADURANKABUPATEN LAMONGAN 2018


Anggota PD,PLD,TPID KEC.MADURAN KAB.LAMONGAN

Tags :

bm

SD NUSANTARA

KI HAJAR DEWANTARA

  • " Ing ngarso sang Tulodo " ( Di depan memberi Contoh )
  • " Ing Madyo Mangun Karso " ( Di tengah Memberi Bimbingan )
  • " Tut Wuri Handayani " (Di belakang Memberi Dorongan )

  • : Rumah Soft
  • : 13 Februari 1979
  • : Bengkayang - Kalimantan Barat
  • : myrumahsoft@gmail.com
  • : +6281333717555

Posting Komentar